― Advertisement ―

Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168

MEDAN,wirafokus.com— Aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine yang diangkut kapal tanker Global 168. Sebanyak 1.160 paket yang masing-masing disebut berbobot sekitar satu...
BerandaJatimPolisi Gunakan Gerobak Vaksin di Pasar dalam Tingkatkan Capaian Vaksinasi Lansia

Polisi Gunakan Gerobak Vaksin di Pasar dalam Tingkatkan Capaian Vaksinasi Lansia

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani S.H., S.I.K., menjelaskan pencapaian vaksin yang di terapkan Satgas Covid -19 di Probolinggo

Probolinggo,wirafokus.com- Percepatan vaksin lansia terus dikebut. Salah satu strategi yang diterapkan Satgas Covid-19 Kota Probolinggo, dengan mengganti ambulan vaksin, dengan gerobak vaksin. Upaya itu agar masyarakat tidak takut, ketika harus vaksin.

Gerobak vaksin itu, dibawa langsung ke pasar tradisional. Sementara polisi yang bertugas, termasuk Kapolres, menjemput pedagang dan pembeli lansia di pasar, untuk ikut vaksin.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani S.H., S.I.K., menyebut, inovasi itu berdasar pengamatan beberapa waktu terakhir. Terhadap respon dan sikap masyarakat, terutama lansia, soal vaksin. Dapat disimpulkan, sejauh ini masyarakat trauma dan takut. Ketika melihat ambulance parkir di sekitar mereka. Atau bahkan mendatangi tempat kerja mereka.

“Karena itulah, kami coba cara lain. Tidak bawa ambulance, tapi gunakan gerobak vaksin ini. Dimana secara penglihatan, gerobak jauh lebih familiar di mata masyarakat,” katanya, Kamis (25 November 2021).

Penggunaan gerobak vaksin itu diharapkan mampu mengejar target 70 persen vaksin lansia. Per tanggal 24 November kemarin, di Kota Probolinggo, capaian vaksin lansia berada di angka 50 persen untuk tahap pertama. Sedangkan vaksin lansia tahap kedua, masih di angka 27,3 persen.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani S.H., S.I.K., menerapkan gerobak vaksin sebagai pengganti mobil vaksin guna pencapaian vaksinasi untuk lansia

Kapolres menegaskan, vaksinasi ini, merupakan bentuk ikhtiar untuk bisa segera terbebas dari pandemi covid19. Membentengi kesehatan masyarakat, dari potensi fatal covid19. Selama proses vaksinasi, dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

Selain itu, jajaran anggota Polres Probolinggo Kota, termasuk Kapolres, blusukan langsung ke dalam pasar. Menjemput pedagang maupun pembeli lansia. Untuk ikut vaksin. Proses penyuntikan vaksin pun, dilakukan sesuai dengan protokol dan prosedur kesehatan.

Calon penerima vaksin tetap menjalani skrinning kesehatan. Jika memungkinkan, langsung disuntik di lokasi. Selanjutnya, penerima vaksin diberi kartu keterangan vaksin.

“Kami juga periksa pedagang dan pembeli lain di dalam pasar. Jika ada yang belum vaksin, meski bukan lansia tetap kami jemput. Giat pertama ini, kami target 300 dosis vaksin bisa terserap,” tandas Kapolres (red/dwiw)