― Advertisement ―

Luar Biasa! Perwakilan Bangkalan Borong 1 Emas, 2 Perak, 3 Perunggu di Kejurprov II Woodball Jatim

BANGKALAN,wirafokus.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Bangkalan. Perwakilan Bangkalan berhasil membawa pulang 1 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu dalam ajang...
BerandaJatim9 Rumah Ambruk Akibat Hujan disertai Angin Kencang di Jabung, ini yang...

9 Rumah Ambruk Akibat Hujan disertai Angin Kencang di Jabung, ini yang Dilakukan Polres Malang

Salah satu warga bernama Irfan, yang rumahnya terkena dampak angin kencang tersebut menyatakan, dengan adanya kerja bakti ini

Malang,wirafokus.com – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Jabung, mengakibatkan beberapa rumah mengalami kerusakan. Seperti yang terjadi di Desa Kemantren RT. 05 RW. 05, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Rabu (24 November 2021).

Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono melalui Kapolsek Jabung, AKP Koesmindar membenarkan kejadian tersebut, bahwa kemarin (24 November 2021) sekira jam 14.00 Wib. Telah terjadi hujan deras disertai angin kencang.

Ada sekitar sembilan rumah yang mengalami kerusakan akibat musibah tersebut. Rata – rata rumah yang terdampak, salah satu sisi tembok rumah ambruk serta genting rumah mereka berserakan terbawa angin.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun ada 1 rumah yang rusaknya cukup berat dan ada sekitar delapan rumah yang mengalami kerusakan ringan dalam kejadian kemarin,” ucap Koesmindar kepada media, Kamis (25 November 2021).

Kapolsek Jabung menyampaikan bahwa pihaknya bersama semua unsur dan para relawan hari ini, (25 November 2021) melaksanakan kerja bakti membersihkan dan memperbaiki rumah warga yang terdampak musibah tersebut.

“Hari ini kita langsung turun ke lapangan bersama – sama dengan masyarakat, TNI, BPBD dan semua unsur terkait untuk meringankan beban warga yang terkena musibah,” ucap Koesmindar.

AKP Koesmindar berharap, kepada semua warga, agar lebih waspada dalam menghadapi cuaca ekstrim tahun ini.

“Sudah banyak terjadi bencana alam walau tergolong kategori bencana ringan, namun kita tidak boleh underestimate karena bencana datangnya tanpa diduga-duga,” jelasnya.

Salah satu warga bernama Irfan, yang rumahnya terkena dampak angin kencang tersebut menyatakan, dengan adanya kerja bakti ini, ia merasa terbantu.

“Saya sangat berterimakasih, semoga pemerintah memperhatikan musibah yang saya alami ini,” harapnya. (red/dwiw)