PUB dan FKUB Bojonegoro Kecam Tindakan Intoleransi dan Terorisme

13
Dansatbrimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian., S.I.K., M.H., memberikan arahan adanya Deklarasi Pernyataan Sikap mengecam tindakan bom bunuh diri oleh PUB dan FKUB di Bojonegoro

Bojonegoro,wirafokus.com- Paguyuban Umat Beragama (PUB) dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) di Bojonegoro, Selasa (31 Maret 2021), melakukan gelar Deklarasi pernyataan sikap mengecam tindakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

Deklarasi dilaksanakan di pondok Pesantren (Ponpes) Al Rosyid yang berada di Desa Ngumpak Dalem Kec. Dander Kabupaten Bojonegoro. Saat Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian S.I.K., M.H., berkunjung ke Ponpes tersebut.

Dansat Brimob Polda Jatim bersama rombongan juga di dampingi langsung oleh Komandan Kompi Komandan Kompi (Danki) Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim, Akp I Gusti Putu Sumantri S.H., dan Forkopimda Bojonegoro.

Adapun isi Deklarasi pernyataan sikap pembacaannya di pimpin oleh ketua FKUB Bojonegoro KH Alamul Huda atau Gus Huda yang didampingi Dansatbrimob Polda Jatim Kombes Pol Amostian. S.I.K., M.H., beserta PJU Satbrimob Polda Jatim ada tiga poin, antara lain, Mengecam aksi Bom Bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar beberapa hari yang lalu yang di nilai telah merobek Kesatuan dan Persatuan NKRI

Deklarasi yang dibacakan oleh KH Alamul Huda atau Gus Huda yang didampingi oleh Kombes Pol Amostian., S.I.K., M.H., selaku Dansatbrimob Polda Jatim, bersama PJU Satbrimob Polda Jatim.

Kemudian, dalam Deklarasi tersebut mereka Meminta aparat hukum untuk mengusir dan menindak tegas tindak intoleransi dan terorisme di Indonesia ini.

Sementara itu, untuk turut menjaga Kamtibmas, para tokoh dan umat beragama di Kabupaten Bojonegoro telah berkomitmen menjaga, komunikasi, dan silaturrahmi, aktif demi mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa tetap terjaga. (red/dwiw)