Lima Santri di Pamekasan Meninggal Dunia Akibat Longsor

20
Kondisi Ponpes An-Nidhomiyah di Dusun Jepun Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan

Pamekasan, Wirafokus.com – Bencana tanah longsor terjadi di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Rabu (24/2/2021) dini hari. Longsor tersebut menyebabkan Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nidhomiyah tertimbun.

Informasi yang dihimpun wirafokus.com, akibat longsor tersebut, lima santriwati meninggal dunia dan seorang santriwati patah tulang.

Pengasuh Ponpes An-Nidhomiyah, Muhaidi menjelaskan, longsor mengakibatkan sebuah pohon kelapa tumbang hingga menimpa dua kamar santriwati.

“Di dua kamar yang terisi tujuh anak itu, meninggal lima orang, patah satu orang dan satu orang selamat,” ucapnya.

Sementara itu, Supervisor Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Pamekasan, Budi Cahyono menyampaikan evakuasi korban telah selesai dilaksanakan.

“Untuk korban yang meninggal dikirim langsung ke rumah duka, sedangkan yang patah tulang sudah dirawat di RSUD Slamet Martodirdjo, Pamekasan,” ujarnya.

Budi menambahkan, saat ini di lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi dan meminta kepada pihak ponpes untuk mengosongkan ruangan yang ada di sekitar tebing, karena khawatir terjadi longsor susulan. (haz)