Polair Polda Jatim Gagalkan Perdagangan Ribuan Benih Lobster

38
Kabid Humas Polda Jatim, didampingi Dirpolair Polda Jatim, saat menunjukan barang bukti yang berhasil diamankan

Surabaya, Wirafokus.com – Direktorat Kepolisian Perairan (Polair) Polda Jawa Timur, Senin, (18/1/21), berhasil menggagalkan transaksi jual beli benih lobster atau benur, di wilayah pantai Jolo Sutro Blitar, dan Tulungagung.

Berbekal pengembangan dan informasi dari masyarakat, petugas berhasil menangkap tersangka laki-laki berinisial CAN (24) dan IMA (38), serta mengamankan ribuan benih lobster atau benur dari tangan pelaku.

Saat dimintai keterangan pelaku mengaku mendapatkan benur tersebut dari nelayan di kawasan Tulungagung, kemudian benih lobster dari berbagai jenis tersebut dikemas kedalam kantong plastik dan diberi oksigen, untuk di jual kembali.

Setiap nenih lobster atau benur oleh pelaku dijual dengan harga bervariasi, untuk satu ekor benur jenis mutiara dibandrol Rp 30.000,-, sedangkan untuk jenis pasir satu ekor dibadrol Rp 9.000,-

“Dari hasil penangkapan ini, petugas berhasil mengamankan 3.149 ekor benih lobster, dengan rincian jenis mutiara sebanyak 1.936 ekor, dan jenis pasir sebanyak 1.213 ekor,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko didampingi Dirpolair Polda Jatim, Kombes Pol Arnapi.

Akibat perbuatannya tersangka akan dijerat dengan pasal 92 UU RI Nomor : 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Jo Undang –Undang Nomor : 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor : 31 tahun 2004 tentang Perikanan. Jo UU RI Nomor : 31 tahun 2004 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman paling lama 8 tahun dan denda paling banyak Rp1.500.000.000, ( satu milyar lima ratus juta rupiah ). (Why)