Emil Dardak Setelah Divaksin Covid-19: Saya Sempat Deg-degan

19
Emil Elestianto Dardak saat menerima suntikan Vaksin Covid-19

Surabaya, Wirafokus-com – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menjadi orang pertama di Jawa Timur yang mendapat suntikan vaksin Covid-19. Emil menjadi yang pertama karena Gubernur Khofifah Indar Parawansa terpapar Covid-19 sehingga tidak dianjurkan untuk divaksin.

Setelah menerima vaksin Emil mengaku bersyukur karena tidak ada gejala dan kondisinya baik-baik saja.

“Alhamdulillah setelah 30 menit berlalu tidak muncul gejala apapun,” kata Emil kepada awak media usai menjalani vaksinasi Covid-19 di Gedung Grahadi, Kamis (14/1/2021).

Emil mengaku sempat agak deg-degan ketika akan disuntik. Tekanan darahnya sempat naik hingga di atas rata-rata.

“Tensi saya mencapai 133, padahal kalau hari biasanya hanya di kisaran 110. Mungkin karena banyak teman-teman (wartawan) jadi agak tegang, sempat deg-degan juga. Mungkin cukup manusiawi ya. Saya juga belum tahu kalau akan menjadi orang pertama di Jawa Timur yang mendapatkan vaksin,” akunya.

Masih, kata Emil, bagi yang takut disuntik sebaiknya hilangkan rasa takut itu. Sebab divaksin itu beda dengan diambil sampel darahnya.

“Kalau diambil darah kan terasa tapi kalau ini (vaksin) cepat dan tidak terasa sama sekali,” katanya.

Emil juga menjelaskan bahwa sebelumnya dia sudah mengikuti banyak sekali prosedur untuk mengikuti uji kilinis vaksinasi ini.

“Jadi saya telah mengikuti proses yang sangat ketat sebelum BPOM mengeluarkan izin,” jelas mantan Bupati Trenggalek ini.

Lebih lanjut Emil mengungkapkan jika
vaksinasi itu bukanlah sesuatu yang menakutkan. Kalau toh kemudian ada efek gejala pusing, menurutnya panas itu merupakan reaksi dan sesuatu hal yang biasa pasca imunisasi

Selain itu, sesudah menerima vaksin akan terus dipantau oleh tim dokter yang selalu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan RSUD dr Sutomo.

Bahkan, kata Emil, 28 Januari nanti ia dan pejabat lainnya yang pada hari itu disuntik vaksin dijadwalkan akan menerima suntikan vaksin yang kedua.

Di sisi lain, Emil Dardak tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Seperti diketahui, sebelumnya pada Rabu 13 Januari 2021 Presiden Jokowi melakukan vaksinasi bersama dengan penerima yang lain. Ini merupakan salah satu ikhtiar kita bersama. Bukan berarti tidak lagi menerapakan protokol kesehatan,” kata Emil Dardak. (pin)