Ditresnarkoba Polda Jatim Ungkap Pengiriman Sabu 6 Kg

14
Kabid Humas Polda Jatim didampingi Kepala Bea dan Cukai Pabean Tanjung Perak Surabaya dan Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jatim saat menunjukkan barang bukti narkoba

Surabaya, Wirafokus.com- Subdit III Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jatim berhasil mengungkap dan menangkap pengiriman narkoba jaringan Malaysia

Dalam pengungkapan tersebut berhasil mengamankan tersangka 3(tiga) orang laki-laki yakni A (31) warga Sampang, SN (40), warga Sampang dan DS (36), warga Sumatra Utara dan1(satu) orang perempuan berinisial SH (24) warga Bangkalan,

“Pengungkapan ini terjadi pada Kamis, (3/12/20), atas kerjasama Ditresnarkoba dengan stakeholder yakni Bea dan Cukai Pabean Tanjung Perak Surabaya, sedangkan penangkapan para tersangka dilakukan pada Senin (7/12/20),” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Refly Handoko didampingi Kepala Bea dan Cukai Pabean Tanjung Perak Surabaya, Aris Sudarminto, Jumat, (8/1/21).

Sementara itu Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jatim AKBP Aditya Puji Kurniawan juga menjelaskan bahwa penangkapan para tersangka ini berawal adanya informasi dari Bea dan Cukai Tanjung Perak, Surabaya tentang pengiriman paket 2 (dua) bal berisi baju dari Malaysia

Aditya juga menambahkan setelah dilakukan X-ray oleh petugas Bea dan Cukai terhadap isi paket tersebut diketahui di dalam dua bal baju terdapat
4 termos yang di dalamnya berisi narkoba jenis sabu yang akan di kirim ke Madura yakni Sampang dan Bangkalan

“Setelah melakukan control delivery terhadap nama dan alamat barang tersebut kemudian petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka yang juga sebagai penerima barang,” tambahnya

Dari ke dua tersangka Sanidin dan Abdin berhadil diamankan narkoba jenis sabu seberat 2.040 gram. Dari pelaku Dedi sabu seberat 2.240 gram sedangkan narkoba jenis sabu yang berada di dalam termos seberat 2.029 gram atau 2 kilo lebih

Atas perbuatannya ke empat tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 113 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau seumur hidup (why)