Value Investing, Pilihan Metode Investasi Pasar Modal Jangka Panjang

9

Wirafokus.com – Pengetahuan tentang berinvestasi di pasar modal wajib dimiliki seorang pengusaha, karena 95% uang di dunia ini berputar di pasar modal dan pasar uang, yang dijalankan oleh pengusaha hanya 5%, sementara 95% pengusaha lainnya berebut pursi 5% uang sisanya

Demikian disampaikan Mohammad Supriyadi, Ketua Umum Japnas Jawa Timur , terkait kegiatan Japnas Investment Forum minggu pertama Desember hari ini.

Japnas Investment forum adalah serial diskusi membedah berbagai peluang usaha, potensi investasi menarik dan sinergitas usaha dalam forum online bersama Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) dan beragam stakeholder bisnis terkait baik pelaku usaha, akademisi, pemerintah, asosiasi, perbankan bahkan pelanggan. Pada Minggu pertama Desember ini,

Japnas Investment Forum mengangkat tema Investasi di Pasar Modal dan Pasar Uang dengan tajuk “Mendulang Cuan di Pasar Uang”, yang dipandu oleh tuan rumah Ketua Harian Jaringan Pengusaha Nasional, Widiyanto Saputro.

Dalam menjalankan investasi di pasar modal, beragam metode dan strategi digunakan oleh para investor, pada forum investasi japnas kali ini, metode Value Investing dibahas lebih mendalam.

Metode ini menggunakan berbagai pendekatan fundamental maupun tehnikal untuk mendeteksi saham – saham yang “Salah Harga”, baik karena kondisi perekonomian yang memburuk, krisis seperti pandemi saat ini, perubahan kebijakan, situasi pasar internasional dan sebagainya yang membuat nilai saham suatu perusahaan berada lebih rendah daripada “Seharusnya”. Investor disarankan membeli saat nilai saham ini menurun, menyimpannya dalam rentang waktu yang relatif panjang dan mendapatkan gain pasa saat nilai sahamnya naik menjadi “seharusnya” atau lebih tinggi.

Secara umum, metode ini cocok bagi investor saham yang mau dan mampu bermain dalam rentang waktu lebih panjang, mau meneliti dengan seksama berbagai parameter perusahaan emitten dan memiliki pengetahuan yang cukup dan kekuatan mental untuk mengambil aksi “Tidak Populer”. Membeli di saat nilai saham jatuh, dan tetap tenang dalam rentang waktu panjang. Namun kekuatan, kesabaran dan investasiini sering terbayar dengan gain yang luar biasa. Bahkan ada yang bisa mencapai 5900%.

Tercatat hadir 3 pemateri dalam Japnas Investment Forum kali ini, yaitu

1. ERMAN ARIF SUMIRAT, Certified Investment Banking, Certified Security Analyst, Certified Risk Professional Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)

2. VENUS KUSUMAWARDANA,SE.,MM. Dosen dan Pengelola Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GE BEI UMM) Univ. Muhammadiyah Malang

3. RITCHIE GLEN YAPRANADI, Wakil Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional

Ketiga pemateri dipandu tuan rumah acara, WIDIYANTO SAPUTRO, Ketua Harian Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS)

Pada acara ini, selain membahas berbagai metode investasi pasar modal, para peserta dan pemateri juga bersepakat bersama Japnas untuk menyiapkan sebuah kelas Khusus yang membahas detail pembelajaran dan panduan para wirausahawan Japnas untuk berinvestasi di Pasar Modal.

Kelas tersebut akan gratis dan terbuka untuk semua anggota Japnas.(*)