
Surabaya, wirafokus.com- Pengkot Kick Boxing Indonesia (KBI) Surabaya bertekad mempersembahkan medali emas bagi kontingen Kota Surabaya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VII-2022.
“Kalau Porprov VI tahun 2019 lalu kami mempersembahkan 2 medali emas, maka minimal prestasi itu bisa dipertahankan di Porprov VII-2022,” kata Ketua Harian Pengkot KBI Surabaya, Bambang Suharto, Senin (7/12/2020).
Dua keping medali emas yang diraih pada Porprov VI-2019 itu, menurut Bambang didapat dari kelas 57 kg dan 50 kg putra. Hanya saja, kala itu kick boxing masih eksibishi, belum dipertandingkan secara resmi. Pasalnya, cabor ini masih baru dan belum semua daerah terbentuk kepengurusan. Sehingga, pada dalam eksibishi itu pesertanya sedikit.
“Untuk Porprov VII-2022 saya yakin persaingan akan lebih ketat. Sebab kick boxing sudah dipertandingkan secara resmi, tidak lagi eksibishi,” tuturnya.

Selain itu, pesertanya pada Porprov VII nanti diyakini akan lebih banyak karena olahraga kick boxing sudah menyebar dan semakin dikenal di Jatim. “Jadi, kali ini dapat dipastikan tidak akan gampang untuk merebut medali emas,” ujarnya.
Untuk itu, Pengkot KBI Surabaya akan melakukan persiapan lebih baik lagi. Apalagi Pengkot KBI Surabaya sudah disahkan sebagai anggota KONI Surabaya dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT), 28 Maret 2020 lalu.
“Tentunya ini sebuah tantangan sekaligus menambah semangat agar kick boxing Surabaya bisa lebih berprestasi,” pungkas Bambang Suharto. (pin)
