Hadapi Debat Publik Ketiga, Armudji Anggap “Sego Jangan”

28
Armudji

Surabaya, wirafokus.com –  KPU Kota Surabaya akan menggelar debat publik ketiga Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2020 di Dyandra Covention Center. Debat digelar 5 Desember 2020 dan disiarkan langsung dua stasiun televisi, yakni TV9 dan Kompas TV. Selain itu juga kanal Youtube dan Facebook KPU Kota Surabaya.

Meskipun waktunya sudah mepet, tetapi paslon nomor urut 1, Eri Cahyadi dan Armudji (ErJi) mengaku tidak melakukan persiapan khusus. Bahkan, Armudji mengatakan bahwa dirinya menghadapi debat pamungkas tersebut dengan santai.

“Gak onok persiapan khusus. Paling sing ditakokno yo ngono-ngono ae. Tak anggep sego jangan, wong awake dewe Iki wes 20 tahun nang dewan,” kata Armudji dalam dialeg Suroboyoan ketika dihubungi di Surabaya, Senin (30/11/2020).

Pria yang akrab disapa Cak Ji ini mengatakan, sebagai
mantan anggota DPRD Kota Surabaya selama empat periode atau 20 tahun, ia sangat menguasai persoalan yang di Kota Pahlawan. Apalagi ia juga beberapa kali menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya sebelum akhirnya terpilih menjadi anggota DPRD Jatim pada Pileg 2019 lalu.

“Saya anggap apa yang dibahas di debat publik ketiga nanti sebagai pelajaran harian waktu saya di DPRD Surabaya. Semua persoalan di Surabaya sudah saya kuasai di luar kepala,” tandas Cak Ji yang belakangan sibuk blusukan ke kampung-kampung untuk menyapa warga.

Cak Ji juga tidak mempersoalkan adanya kader PDI Perjuangan Kota Surabaya yang belakangan membelot dan mendukung paslon nomor urut 2, Machfud Arifin dan Mujiaman Sukirno (Maju). “Tidak ada masalah, itu hak mereka dan tidak perlu ditanggapi,” ucapnya.

“Saya hanya mendoakan semoga mereka sadar dan segera kembali ke jalan yang benar ke pangkuan ibu Pertiwi,” pungkas politikus senior PDI-P ini.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi berharap pelaksananan debat publik ketiga lebih baik daripada debat publik sebelumnya. “Diharapkan nanti di debat publik ketiga lebih baik dari sebelumnya sesuai dengan evaluasi pada debat pertama dan kedua,” katanya.

Nur Syamsi juga mengingatkan moderator agar hati-hati dalam memandu jalannya debat agar pelaksanaan debat publik ketiga berjalan lancar. (pin)