Dilakukan Apel Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi dan Pengamanan Pilkada 2020

24

 

Ket. foto: Dansatbrimob Polda Jatim, Kombes Pol I Ketut Gede Widjatmika S.I.K., saat menjadi Komandan Upacar

Surabaya,wirafolus.com- Musim penghujan serta curah hujan yang mulai meninggi, sudah menunjukkan intensitasnya, terbukti bahwa hampir setiap hari wilayah provinsi Jawa Timur dan kota besar seperti kota Surabaya pada umumnya sudah menunjukkan hujan yang sangat tinggi.

Untuk itu Polri, Forkopimda, dan TNI bersinergi untuk selalu siap dalam menanggulangi dan siap sedia apabila terjadi bencana. Apel Siaga Darurat Bencana dilaksanakan di lapangan Kodam V Brawijaya, dengan jumlah personel sebanyak sekitar 1000 (seribu) personel gabungan dari Polri, TNI, Forkopimda setempat.

Inspektur Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Chofifah Indarparawansa, dan untuk Komandan Upacara dipimpin oleh Dansatbrimob Polda Jatim Kombes Pol I Ketut Gede Widjatmika S.I.K.

Dalam sambutan Inspektur Upacara Gubernur Jawa Timur Chofifah Indarparawansa mengatakan,” Didalam pemilihan Umum saat ditengah Pandemi ini, agar pemilih dapat memberikan hak suaranya dengan tetap menjaga program Protokol Kesehatan (Prokes), dan jangan sampai kampanye yang melibatkan banyak pihak melebihi kapasitas yang nantinya berujung melanggar Protokol Kesehatan (Prokes),”
kata Gubernur Jawa Timur Chofifah Indarparawansa.

Dihimbau juga kepada para TNI, Polri, dan ASN supaya tetap netral dalam Pilkada Serentak Tahun ini.

Gubernur Jawa Timur menambahkan,” dikarenakan Jawa Timur dalam segi geografis dan hidrometeorologi masuk dalam kerawanan, untuk itu mari kita bersinergi untuk menghadapi segala kemungkinan bencana yang ada diwilayah kita ini,” imbuh Gubernur Jawa Timur Chofifah Indarparawansa.

Dalam Apel Siaga Darurat Bencana ini, dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan, baik dari TNI, Polri, dan BPBD termasuk Tagana atau Tanggap bencana, harus selalu siap mendorong Dukingan Logistik terhadap korban bencana nantinya.

“Semoga Pemilu serentak, berjalan dengan damai dan aman,” pungkas Gubernur Jawa Timur Chofifah Indarparawansa. (Dwi W)