PEMUDA ASAL MEDAENG DITANGKAP BNNK KAB. SIDOARJO SAAT SEMBUNYIKAN SABU DALAM DASHBOARD MOTOR

6

Ket. Photo: Tersangka Sefri Susanto saat dilakukan press release bersama barang bukti sabu-sabu yang dibawanya saat ditangkap BNNK Kab. Sidoarjo

Sidoarjo,wirafokus.com- Peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukum Sidoarjo, semakin meningkat dan dilakukan pemberantasan secara terus menerus oleh BNNK Sidoarjo. Saat keberhasilan BNNK Sidoarjo yang menangkap Sefri Susanto (31), asal Desa Medaeng, Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.

Saat sebelum Sefri Susanto tertangkap, petugas BNNK mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar, jika di daerah Taman Sidoarjo sering dijadikan ajang transaksi narkoba jenis sabu-sabu.

Berdasarkan laporan dari masyarakat sekitar, Selasa (29/9), petugas BNNK melakukan lidik lapangan, dan melakukan pengintaian terhadap tersangka Sefri Susanto. Setelah dilakukan pengintaian, ternyata benar bahwa di Taman Sidoarjo sering dijadikan ajang transaksi sabu, sehingga Sefri Susanto segera ditangkap oleh petugas BNNK Sidoarjo di jalan Durian desa Geluran Kecamatan Taman, saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang haram berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 6,12 gram, dengan dibungkus menggunakan bungkus mie gelas kosong, lalu dimasukkan kedalam bungkus rokok Marlboro Filter Black, dan dimasukkan dalam dashboard sepeda motor Honda Beat.

Menurut keterangan Kepala BNNK Sidoarjo AKBP Toni Sugianto,”Memang pada saat ditangkap dan dilakukan penggeledahan, ditemukan narkotika jenis sabu-sabu seberat 6,12 gram didalam dashboard sepeda motor Honda Beat yang dibawanya,” kata AKBP Toni Sugianto, kepala BNNK Kab. Sidoarjo, kepada awak media.

Dari keterangan tersangka saat di interogasi petugas BNNK Sidoarjo, bahwa barang tersebut didapatkan dari seseorang yang berinisial YG dengan cara atau sistem ranjau, dan tersangka YG sampai saat ini, masih dalam pengejaran.

Sabu-sabu tersebut dibeli tersangka Sefri Susanto dengan harga Rp. 6.600.000,- (enam juta enam ratus ribu rupiah) dengan pengiriman secara sistem ranjau.

Masih pengakuan dari tersangka Sefri Susanto, bahwa,” sabu-sabu tersebut, saya konsumsi sendiri dan sebagian juga dijual ke teman yang membutuhkan,” ujar Sefri Susanto saat diperiksa petugas BNNK Sidoarjo.

Barang bukti yang diamankan petugas dari tangan tersangka Sefri Susanto antara lain, 1 (satu) pocket sabu-sabu seberat 6,12 gram beserta pembungkusnya, dan sepeda motor Honda Beat dengan nopol W-4802-QV.

Atas perbuatannya, tersangka Sefri Susanto dijerat Pasal 114 Ayat (1), Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. (Dwi W)