Ket. Photo: Jenazah bandar narkoba yang dikirim ke akherat.
Surabaya,wirafokus.com- Sepandai pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga, pepatah itu terbukti yang dialami oleh seorang bandar narkoba inisial DP usia sekitar 40 tahun, tumbang ditangan petugas Unit Idik II Satnarkoba Polrestabes Surabaya, dipimpin langsung oleh Kanit Iptu Danang Eko Arinanto, disinyalir tersangka melawan saat akan ditangkap, Rabu (2/9).
Kasat Narkoba mengatakan,”anggota kami memang mengambil keputusan dengan langkah tegas terukur, lantaran pelaku melawan petugas dengan menyerang kan senjatanya, ketika pelaku digiring untuk menunjukkan barang bukti sabu yang tersimpan dirumahnya,”kata Memo Ardian.
Saat petugas melakuakan penangkapan terhadap tersangka DP yang berada di kawasan Kecamatan Lawang ditempat persembunyiannya, tiba-tiba tersangka melawan dan menyerang petugas, hingga polisi terpaksa menembaknya,” imbuh Memo Ardian.
Setelah tersangka tertembak, petugas membawa langsung ke rumah sakit terdekat. Dalam perjalanan ke rumah sakit, nyawa tersangka tak tertolong, sedangkan petugas yang lainnya menggeledah rumah tersangka, dan berhasil mendapatkan barang bukti (BB) sabu sebanyak 15 bungkus yang sudah dikemas.
“Barang bukti sabu tersebut memang belum kita timbang, berapa berat sebenarnya, dan identitas pelaku akan saya sampaikan besok saat diadakan nya gelar perkara dalam konferensi pers. Saat ini jenazah tersangka DP kita bawa ke Rumah Sakit Pusdiklat Polri di Porong Sidoarjo,” ungkap Memo Ardian selaku Kasat narkoba Polrestabes Surabaya kepada awak media. (Dwi W).
