― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPolitik dan PemerintahanPKB-PDIP Deklarasikan Kartika-Saim di Pilbup Lamongan 2020

PKB-PDIP Deklarasikan Kartika-Saim di Pilbup Lamongan 2020

Ket foto : Pasangan KarSa bersama Kiai dan Ulama pendukung di Deklamasi Cabup & Cawabup Lamongan 2020.

Lamongan, wirafokus.com- Koalisi PKB- PDIP resmi mengusung pasangan Hj. Kartika Hidayati, M. M, M. HP dan Saim, S. Pd (KarSa) sebagai cabup-cawabup di Pilbup Lamongan. Mereka menggelar deklarasi cabup & cawabup di GOR Lamongan, Sabtu sore (15/8/20).

Dua partai besar, PKB dengan 10 kursi dan PDIP 8 kursi yang mengusung Kartika-Saim ini diprediksi menjadi paslon yang kuat untuk menuju Pilbup Lamongan. Apalagi perjalanan Kartika untuk mendapar rekom hingga resmi ditetapkan sebagai cabup dua partai ini melalui proses yang panjang dan cukup dramatis.

Awalnya ada teka teki cabup Lamongan yang direkom DPP PKB antara Hj. Kartika Hidayati dan H. Solahudin menjadi persoalan internal. Dengan didahului rekom PDIP, akhirnya rekom PKB yang ditunggu-tunggu pun turun untuk paslon ini. Disusul dengan Deklarasi pasangan cabup & cawabup Lamongan, periode 2020-2025 ini maka resmilah Kartika-Saim (KarSa) siap mengikuti Pilbup, 9 Desember 2020 nanti.

Deklarasi ini membuat peta persaingan antar paslon di Pilbup Lamongan makin menarik. Hampir pasti Pilbup Lamongan akan diikuti 3 paslon yakni pasangan Yuhrohnur Efendi-Kiai Abdul Rouf (Yes Bro), pasangan Suhandoyo-Suudin (Kompak) yang berangkat dari jalur independen, dan oasangan Kartika-Saim (KarSa) yang melakukan deklarasi hari ini.

Seperti yang dimuat di wirafokus. com sebelumnya, bahwa Pilbup Lamongan akan kompetitif jika Kartika Hidayati maju sebagai cabup. Hal ini karena Ibu Wabup ini memiliki pendukung dari basis masa yang cukup banyak dan kuat. Di akar rumput, suara wanita di kalangan Fatayat dan Muslimat secara otomatis akan jelas mendukung mentornya.

Sangat klop dengan masa PDIP juga sangat kuat dan militan di kalangan grassroot. Hal itu disampaikan oleh Saim saat sesi wawancara dengan insan media. Ia yakin pendukung fanatiknya bisa diandalkan sebagai lumbung suara pemenangan.

Saim menolak saat ditanya media peliput tentang adanya pembelotan pendukungnya pada paslon lain yang ada kaitannya dengan partainya.

Keyakinan memang bekal yang kuat untuk mendapatkan hasil yang positif. Hal ini pun disampaikan oleh Kartika saat memberi sambutan di deklarasinya. Bahwa duetnya dengan Saim optimis sesuai jargonnya bersatu untuk perubahan.

Foto : Duet Hj. Kartika Hidayati, M. M, M. HP dan Saim, S. Pd siap di sesi wawancara dengan insan media.

“Warga NU harus bersatu, sebagaiman bersatunya warna Ijo dan Abang (BangJo) senafas dengan bersatunya Religius dan Nasionalis. Mudah-mudahan KarSa ini akan membawa berkah untuk kita semua warga Lamongan, ” katanya mantap.

Hakikat kekuatan ini juga disebut oleh Ketua PW NU Jatim, KH. Marzuki Mustamar yang hadir di deklarasi ini. Sang Kiai memberi tausyiah sekaligus memompa semangat para kader NU untuk mendukung KarSa.

Bahkan ada moment menarik ketika Kiai Marzuki memanggil Ketua DPC PKB, Abdul Ghofur untuk dibaiat dan disaksikan oleh para kiai juga di hadapan paslon KarSa.

Abdul Ghofur disumpah agar melaksanakan rekom dari DPP. Bertindak tegas dan memberi punishment pada diri dan kadernya yang tidak patuh sebagai bagian tim pemenangan paslon yang diusungnya.

“PKB dan NU harus jelas berjalan seiring, dan siap untuk memenangkan paslonnya. Duet Ibu Kartika dan Saim harus kita dukung karena itu amanah dari DPP dan pimpinan NU,” katanya.

Di akhir tausyiyahnya, Kiai Mustamar mengandaikan kekuatan warga NU bak meriam yang bisa meledak.

“Jadi jangan sekali-kali meremehkan kekuatan warga NU,” tukasnya. (DANAR/ ARIFIN)