― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaEkonomi & BisnisPetrokimia Gresik Meraih Penghargaan Transformasi Organisasi Terbaik

Petrokimia Gresik Meraih Penghargaan Transformasi Organisasi Terbaik

Ket foto : Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi (kiri) didampingi staf usai menerima Penghargaan Anugerah BUMN 2020

Jakarta, wirafokus.com – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia berhasil mendapatkan penghargaan tingkat nasional dalam ajang Anugerah BUMN 2020.

Dalam event tahunan ini, perusahaan membawa pulang dua gelar juara sekaligus, yakni Juara I Transformasi Organisasi Terbaik dan Juara II Pengembangan SDM Unggul Terbaik dalam kategori “Anak Perusahaan BUMN”.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi menyatakan bahwa perusahaan sudah menjalankan program transformasi bisnis sejak tahun 2019. Adapun sasarannya adalah
menjadi perusahaan solusi agroindustri untuk pertanian berkelanjutan.

“Untuk mencapai sasaran tersebut, salah satu cara yang kami tempuh adalah dengan melakukan transformasi organisasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Rahmad usai menerima penghargaan di Jakarta, Kamis malam (9/7/20).

Transformasi bisnis Petrokimia Gresik, dijelaskannya, merupakan burning platform bagi insan Petrokimia Gresik untuk keluar dari zona nyaman. Dimana transformasi ini berfokus pada perbaikan rantai pasok (supply chain) dan perubahan paradigma, yaitu dari product driven menjadi market driven.

“Dengan paradigma baru ini, kita dituntut untuk lebih berorientasi pada pasar. Sehingga produk atau layanan yang kita hasilkan sesuai dengan kebutuhan konsumen,” terang Rahmad.

Rahmad mengungkapkan bahwa program transfomasi bisnis tahun 2019 ini sudah mulai memperlihatkan hasil. Diantaranya mengantarkan Petrokimia Gresik meraup laba bersih (audited) sebesar Rp1,5 triliun atau 129 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan (RKAP) 2019 yang ditetapkan sebesar Rp1,16 triliun.

Foto : Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi usai menerima tropi penghargaan ajang Anugerah BUMN 2020

Transformasi juga menjadikan produk komersial Petrokimia Gresik berdaya saing hingga pasar global. Terbukti pada tahun 2019, Petrokimia Gresik mampu memecahkan rekor eskpor
terbesar sepanjang sejarah perusahaan (392 ribu ton).

“Transformasi telah mengubah seluruh value chain pada tahapan paling efisien, sehingga produk-produk Petrokimia Gresik diharapkan dapat menjadi market leader dan dominant player di sektor agroindustri,” jelas Rahmad.

Rahmad memastikan transformasi ini akan terus dijalankan, tapi tidak sebatas menjadi burning platform, melainkan sudah menjadi katalisator. Untuk itu, di tahun 2020 ini Petrokimia Gresik akan bertransformasi dari single industry firm menjadi related diversified industry
dengan meneruskan hilirisasi produk, melalui 3 (tiga) strategi, yaitu peningkatan kapasitas, rekonfigurasi pabrik, dan pengembangan produk baru.

Foto : Proses muat pupuk NPS ke kapal Marylisa V di Pelabuhan Petrokimia Gresik

“Transformasi ini tidak sekadar untuk meraih penghargaan, jika ada penghargaan itu adalah bonus. Tapi transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan mendukung sistem agrikultur terintegrasi yang didesain untuk masa depan perhatian Indonesia yang juga
merupakan masa depan perusahaan,” jelas Rahmad.

Anugerah BUMN 2020 sendiri merupakan ajang apresiasi kontribusi BUMN yang telah menunjukkan kinerja unggul serta mampu bersaing di tingkat nasional dan global pada tahun 2019.

Ajang ini diselenggarakan oleh Majalah BUMN Track bekerja sama dengan PPM
Manajemen.

Sementara itu, Ketua Dewan Juri sekaligus Menteri BUMN tahun 1998-1999 Tanri Abeng, dalam sambutanya menyampaikan bahwa tujuan dari ajang ini salah satunya adalah untuk mendorong penguatan tata kelola perusahaan BUMN.

Tanri juga menjelaskan bahwa dalam proses penjurian, para dewan juri menemukan bahwa kondisi BUMN saat ini sudah jauh lebih baik dan terstruktur.

“BUMN yang kita temui pada dasarnya memilik banyak kemampuan, namun kami memilih perusahaan BUMN yang memiliki keunggulan dari setiap kemampuan tersebut,” ujar Tanri. (ris/fks)