Ket foto : Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat menyerahkan BLT-DD) secara simbolis kepada lima perwakilan KPM, di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Sabtu, (16/05/2020).
Pamekasan, wirafokus.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menargetkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada masyarakat berdampak Covid-19 di 178 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) secara simbolis kepada lima perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, Sabtu, (16/05/2020).
“Kita tercepat kedua setelah Kabupaten Jombang di Indonesia guna memberikan pelayanan yang cepat kepada seluruh masyarakat desa,” ucapnya.
Dalam penyerahan bantuan BLT DD tahap pertama tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara virtual dari Gedung Negara Grahadi.
Baddrut Tamam menjelaskan, penyaluran BLT DD tersebut sudah dilakukan secara masif sejak 20 April 2020 lalu. Adapun penetapan KPM sudah berdasarkan Musyawarah Desa (Musdes) setempat.
“Dari 178 desa yang ada di Kabupaten Pamekasan, 176 yang sudah melaksanakan musdes dan 56 desa yang sudah mencairkan BLT DD,” katanya menjelaskan.
Lebih lanjut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan, Pemkab Pamekasan sudah menyalurkan BLT DD sebesar Rp 3 milyar lebih untuk 56 desa dari 178 desa yang ada di Bumi Gerbang Salam.
Sementara sisanya, kata Baddrut, masih menunggu jadwal antrian dari Bank Jatim.
“Alhamdulillah, alokasi BLT DD perbulan di Kabupaten Pamekasan sebesar Rp 12 milyar lebih, dan jika dikali 3 menjadi sebesar Rp 36 milyar lebih,” tandasnya. (haz)
