Ket foto : Nurul Qomariyah warga Pamekasan yang gagal umroh
Pamekasan, wirafokus.com – Pemerintah Arab Saudi menyetop sejumlah perjalanan umroh dari berbagai negara, pasalnya penyetopan tersebut berkenaan dengan pencegahan penyebaran virus corona.
Hal itu berdampak pada ratusan jemaah umroh asal Indonesia. Tak terkecuali jemaah asal Kabupaten Pamekasan. Salah satunya yakni, Nurul Qomariyah (36) beserta putra sulungnya Moh Faza Nur Islami Sofyan (12).
Pasca gagal berangkat menunaikan ibadah umroh, Nurul Qomariyah dan Moh Faza Nur Islami Sofyan, warga Dusun Tengah, Desa Teja Barat, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan ini tetap beraktifitas seperti biasa.
Mereka sempat kecewa, lantaran tidak bisa menunaikan ibadah umroh sebagaimana yang telah dijadwalkan akan berangkat pada Sabtu (29/02/2020) lusa.
Namun karena alasan keselamatan, mereka akhirnya menerima keputusan tersebut dengan ikhlas.
“Jadwal pemberangkatan tanggal 29 Februari 2020 besok. Namun, pemberangkatannya ditunda sesuai dengan informasi dari pihak travel Mubina,” katanya.
Dengan kejadian ini, kata dia, sebagai manusia harus bersabar. “Mungkin belum waktunya. Kita ambil hikmahnya saja, untuk yang terbaik,” ucapnya.
Lebih lanjut, Nurul menyampaikan bahwa dirinya tetap menunggu informasi lebih lanjut dari pihak biro jasa umroh Mubina tersebut.
“Kami disuruh menunggu sekitar 14 hari kedepan. Sambil menunggu kepastian, kami hanya bisa pasrah dan bersabar dengan kejadian ini,” jelasnya.
Untuk diketahui, jemaah umroh yang satu rombongan biro jasa umroh Mubina ini ada sekitar 37 orang yang kesemuanya berasal dari Desa Teja Timur, Kabupaten Pamekasan. (haz/*)
