― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPolitik dan PemerintahanInpres Presiden Jokowi Tentang Percepatan Pelaksanaan Lelang Proyek 2020 Dinilai Positif Wujudkan...

Inpres Presiden Jokowi Tentang Percepatan Pelaksanaan Lelang Proyek 2020 Dinilai Positif Wujudkan Pembangunan di Pamekasan

Ket foto : Anggota DPRD Kabupaten Pamekasan H. Maskur Rasid.

Pamekasan, wirafokus.com – Instruksi Presiden RI, Joko Widodo tentang percepatan pelaksanaan lelang proyek tahun 2020 saat rapat koordinasi (rakor) dengan Forkopimda se-Indonesia di Istana Bogor (13/11/2019) lalu, dinilai sangat positif untuk mewujudkan pembangunan di Kabupaten Pamekasan.

Hal itu disampaikan oleh salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan H. Maskur Rasid. Terutama untuk pembangunan Pamekasan yang lebih baik.

Dikatakan, Pemkab melalui masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) perlu mempersiapkan dengan baik, agar keinginan presiden mempercepat realisasi proyek infrastruktur bisa terlaksana dengan baik.

Selain memang merupakan instruksi kepala negara yang harus diperhatikan, instruksi itu juga merupakan bentuk komitmen akan pelaksanaan pembangunan di negeri ini agar semakin baik.

“Kami menilai instruksi Presiden RI Jokowi tentang percepatan proyek itu positif, karena dengan percepatan, maka pengerjaannya bisa terkontrol dan tidak terburu-buru,” kata pria wakil ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pamekasan itu.

Sebelumnya, kata Hamas panggilan akrab H Maskur Rasyid itu, dalam rakor nasional bersama Forkopimda Se-Indonesia yang digelar di Istana Bogor pada 13 November 2019, Kepala Negara meminta agar pada 2020 nanti, lelang proyek di berbagai instansi pemerintahan, termasuk di masing-masing kabupaten/kota di Indonesia mulai Januari.

“Eksekusi pelaksanaan, demikian kata Presiden kala itu, maksimal pada bulan Maret, bukan menumpuk di akhir tahun sebagai menjadi kebiasaan seperti tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan itu menjelaskan, secara kelembagaan pihaknya sudah pernah menyampaikan hal ini dalam rapat koordinasi dengan mitra kerjanya di eksekutif, yakni Dinas Lingkungan Hidup, Pekerjaan Umum dan Pengairan Pemkab Pamekasan beberapa waktu lalu.

“Dalam rapat waktu itu, kami mendorong, agar dinas bisa mempercepat pelaksanaan proyek, sehingga pekerjaan tidak akan seperti biasanya yang menumpuk di akhir tahun,tahun 2019 ini saja jumlahnya ratusan proyek fisik yg tidak terealisasi,shg harus di jadwal ulang 2020, kedepan hal itu jangan sampai hal ini terulang dan terulang lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengaku percaya, Pemkab Pamekasan bisa melalukan itu semua, mengingat semangat untuk bekerja cepat dan melayani menjadi semangat dan perhatian duwet pemimpin Pamekasan, yakni Baddrut Tamam dan Raja’e.

Menurutnya, jika semangat duwet pemimpin Pamekasan ini seirama dengan semangat para pimpinan OPD selaku penyelenggara teknis di lapangan, kami yakin keinginan kepala negara bisa berjalan dengan baik, sesuai harapan.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan karena menjadi prioritas pemerintah pusat pada tahun anggaran 2020 nanti adalah pembangunan dan perbaikan kualitas sumber daya manusia, peningkatan kualitas layanan kesehatan, seperti pemberantasan stunting dan kurang gizi, juga keselamatan ibu hamil saat melahirkan.

“Kawasan ekonomi khusus, pariwisata, kawasan industri kecil, kawasan produksi persawahan, perkebunan, pertanian perikanan, serta sentra-sentra UKM, juga menjadi perhatian pemerintah pusat, sebagai upaya untuk menekan angka kemiskinan,” tandasnya. (haz)