Ket. Photo : Para petani Garam saat photo bersama Kapolda, Gubernur Jawa Timur dan Kasdam V Brawijaya
Sidoarjo, wirafokus.com, Ratusan Petani Garam Jawa Timur, Rabu (9/10/2019) berkumpul di Hall Hotel Utami, Juanda Sidoarjo dalam acara Cangkrukan Bareng bersama Kapolda Jatim, Gubernur Jawa Timur, dan Pangdam V Brawijaya yang bertujuan menciptakan rasa aman, tertib, nyaman, dan damai di lingkungan Jawa Timur.
Kapolda Irjen Pol Luki Hermawan memberikan sambutannya untuk mengajak semua masyarakat tanpa kecuali, untuk turut serta dalam mengkondisikan keadaan di Jawa Timur.
Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Dirpolair Kombes Pol Arnapi, Kasat Brimob Polda Jatim Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika SiK, PJU Polda Jatim, PJU Pemprov Jatim, para Bupati, Camat dan Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Bambang Ismawan, serta beberapa Pejabat institusi lainnya.
Acara ini diutamakan untuk mendengarkan keluhan, masukan, aspirasi buat para petani garam di Jawa Timur pada umumnya, serta bertujuan menciptakan keamanan, ketertiban, kenyamanan, dan perdamaian lingkungan di wilayah Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan memberikan sambutan sebagai berikut,” Hal hal seperti inilah yang membuat Forkopimda terus menggalakkan beberapa kegiatan bersama masyarakat di Jawa Timur, baik itu melalui forum, cangkrukan bareng, dan lain sebagainya. Dalam pesta demokrasi pun kita tahu dan selalu menciptakan suasana yang kondusif dan aman. Dan bahkan aktifitas yang ada di masyarakat itu cukup baik,” jelas Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan.

Kapolda Jatim juga mengucapkan,” Sekali lagi kami ucapkan terima kasih pada masyarakat petani garam, yang membantu perekonomian Jawa Timur, karena Propinsi Jawa Timur menjadi barometer perputaran Ekonomi nomor 1 (satu) di Indonesia,”ucap Kapolda Jatim Luki Hermawan.

Sementara itu ditempat yang sama, Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa menyampaikan beberapa hal kepada para petani garam yang ada di Jawa Timur,” sebenarnya akan kami siapkan kawasan industri khusus untuk petani garam yang akan disampaikan ke Sekda dulu, sebagai koordinasi petani garam,” jelas Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa.
“Kawasan ekonomi khusus, akan menjadi satu dalam industri subsi import. Salah satunya Pulau Madura, yang merupakan penghasil garam terbesar, dan hal ini akan kami siapkan,” ujar Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa. (Dwi)
