― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPeristiwaWarga Mengeluh Di Duga Bantuan Pemerintah Salah Sasaran

Warga Mengeluh Di Duga Bantuan Pemerintah Salah Sasaran

Insert foto: Rumah keluarga Syafiuddin, yang terlihat sangat miskin dan kumuh, yang seharusnya dapat perhatian dan dapat bantuan dari pemerintah.

Situbondo. wirafokus.com – program pemerintah  terkait dalam mengentas kemiskinan terkadang banyak yang salah sasaran dan membuat bisa jadi cemburu sosial. Rabu tanggal 20/03/19 Di Dusun Sekarputih Utara RT 01/09 Desa Trebungan Kecamatan Mangaran, Syafiuddin sama sekali tak tersentuh oleh pihak pemerintah itu sendiri.

Melihat kondisinya yang sangat memperhatinkan tempat Rumah tinggalnya kalau dilihat dari segi kacamatan Syafiuddin dan keluarganya layak dapat bantuan baik PKH, barastra dan bedah rumah ( RTLH) Rumah tidak layak huni.namun apa daya keluarga mereka hanya bisa melihat tampa merasakan bantuan dari pemerintah Desa itu sendiri.

Foto: Keluarga Syafiuddin saat di konfirmasi dirumahnya oleh tim media Wirafokus.com

Seharusnya dalam penataan bantuan pemerintah yang tertuang dalam pendataan Analisis kemiskinan Partisipatif ( AKP ) segi pengentasan kemiskinan betul betul exstra hati hati.jangan membuat kesempitan menjadi kesempatan para oknum aknum Desa itu sendiri.yang mampu teratasi yang miskin dilewati.

Saat Di konfirmasi awak media keluarga Syafiuddin menjelaskan.” selama saya berkeluarga sama sekali tidak ada bantuan dalam segi apapun boro boro bantuan RTLH yang dari pemerintah atau desa Barastra saja saya tidak dapat.sedangkan saya melihat tetangga saya yang masih diatasnya saya yang lumayan hidupnya dapat bantuan,seperti PKH dan Barastra.

“Lanjutnya,  harapan saya semoga dengan pemberitaan ini pemerintah desa atau pemerintah pusat mampu dan melihat mana yang berhak dibantu dan mana yang tidak. biar tidak salah sasaran istilah pepatah ya jangan seperti lagu ” yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin “ sambil bercanda.” Ungkap Syafiuddin kepada tim awak media Wirafokus. (H.5/A590)

BERIKUT VIDEONYA :