Insert foto istimewa: dari (kanan) Bhabinsa Koramil 13 Sedan, Serka Qomaruddin Eko Susilo, Kepala Desa Dadapan Zubair Usman, Jurnalis Wirafokus, dan Bhabinsa Koramil 13 Sedan, Sertu Mi’an, serta Karno Linmas Desa Dadapan, sedang mengawal pembangunan bahu jalan tembus antar Kecamatan.
Rembang.Wirafokus.com – mengutamakan pembangunan desa dan meningkatkan perekonomian untuk warganya, adalah kewajiban seorang pemimpin Kepala Desa, ini yang dilakukan Zubair Usman, Kepala Desa Dadapan Kecamatan Sedan Kab. Rembang, Jateng. Minggu (17/2/19)
Pembangunan pembuatan jalan tembus antar Kecamatan, adalah program Desa Dadapan tahun kemarin yang sudah diusulkan untuk program (TMMD) TNI Manunggal Membangun Desa, program (TMMD) tersebut, salah satunya Desa harus membuatkan bahu jalan, agar supaya pembangunan tersebut terealisasi dan disetujui oleh pemerintah, dan ini adalah ide cemerlang seorang Kepala Desa Zubair Usman, untuk memajukan desanya dan meningkatkan produktifitas perekonomian warga.

Foto: Kepala Desa Zubair Usman, beserta Bhabinsa Koramil 13 Sedan, Serka Qomaruddin dan Sertu Mi’an sedang mengawal proses pembangunan bahu jalan.
Program (TMMD) direalisasi oleh pemerintah di bulan November, kemungkinan besar untuk pembuatan bahu jalan juga di bulan November, untuk itu karena jarak waktu terlalu dekat pihak KODIM 0720/ Kab Rembang, mengharapkan pembuatan bahu jalan dilakukan secepatnya, sehingga dibulan februari ini, dari pihak desa mengajukan peminjaman alat berat Bego (Exavator) secepatnya ke Dinas PU lewat Bupati, dan di setujui dengan syarat dilakukan secepatnya, karna alat exavator tersebut dipakai bergiliran dengan Desa yang lain.
Setelah terealisasi, pembangunan bahu jalan saat ini sudah mencapai 75 persen, dan kurang 25 persen lagi selesai, pembangunan bahu jalan tembus antar kecamatan Sedan dan Kragan ini melewati Karang Anyar /Sendang Kenongo, Dukuh Krajan RW 01 RT 01, Jalan Selang, Nglentong,Tubleng dan Selo Rejo/Mbondol.

Foto: alat berat bego (Exavator), sedang melakukan pengerukan dan pelebaran bahu jalan.
Untuk menjadikan Desa Dadapan sebagai desa wisata jalan satu satunya memang harus ada jalan tembus antar kecamatan, antara Kecamatan Sedan dan Kecamatan Kragan, karena untuk tahun kemarin baik pengusaha atau investor serta touris lokal enggan melirik kedesa Tersebut karena akses jalan yang buntu dan tidak bisa menembus ke Kecamatan lain, sekarang dengan dibangunya akses jalan tembus antar kecamatan Sedan dan Kragan, diharapkan kedepannya banyak pengusaha atau investor dan touris yang masuk ke Desa Dadapan terkecuali pertambangan sangat ditolak oleh warga, terutama Kepala Desa, tujuanya untuk dapat menggali potensi dan mengangkat perekonomian warga serta mengangkat kemiskinan, karena desa Dadapan sendiri kaya akan keindahan alamnya dan potensi wisata, seperti wisata Goa Rondo, wisata hutan yang alami, wisata persawahan, juga yang nantinya akan dibangun wisata Kolam Renang untuk tempat wisata, dan ini sudah direalisasi oleh Dinas Pariwisata tinggal untuk peninjauan kembali.

Foto: Kepala Desa Zubair Usman, beserta warganya saling bahu membahu gotong royong membetulkan saluran air yang sedang dilewati bangunan bahu jalan.
Disisi lain pembangunan jalan tembus didesa dadapan juga menguntungkan warga sekitar, dimana sebelumnya para petani yang tinggal diatas gunung, termasuk di desa Waturupit membawa hasil panennya kepasar dengan berjalan kaki melewati jalan setapak yang terjal dan juga kebun pertanian mereka sering di rusak hama babi hutan (celeng) akan tetapi dengan adanya akses jalan baru tersebut, para petani akan mudah membawa hasil panennya karena jalan tersebut sudah bisa dilewati roda empat (mobil) dan hama celeng atau babi hutan akan semakin punah.
“Saya sangat senang sekali dengan dibangunya jalan tembus antar kecamatan ini, karena saya nanti tidak usah repot repot lagi jalan kaki bawa hasil panen saya.” Ucap salah satu warga waturupit.
Ditempat yang sama Kepala Desa Dadapan menerangkan.” Bahwa pembuatan Bahu jalan ini sudah mencapai 75 persen, tinggal 25 persen, Selesai dan imbas manfaat untuk empat Desa yaitu Desa Tanjung Sari, Desa WatuPecah, Desa Sendang, Serta Desa Terjan, di Wilayah Kecamatan Kragan, Kab Rembang,” Terang Zubair Usman. (Bledex)
