― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPeristiwaAhli Waris Tanah Gogol Pasang Banner, Dan Buktikan Bahwa Tanah Lapangan Gresikan...

Ahli Waris Tanah Gogol Pasang Banner, Dan Buktikan Bahwa Tanah Lapangan Gresikan milik mereka.

Insert foto : Pihak ahli waris tanah gogol lapangan Gresikan, bersama kepemudaan dan warga Gresikan pasang banner bersama.

SIDOARJO. Wirafokus.com – Posko proyek IPAL di lapangan Gresikan Krian, diduduki hak ahli waris Gogol, dengan membentangkan banner bertuliskan ” Tanah Lapangan Gresikan Masih Milik Ahli Waris Gogol, Dilarang Melakukan Kegiatan Apapun Tanpa Seizin Ahli Waris Gogol Kecuali Kegiatan Olahraga” aksi ini dilakukan setelah ahli waris gogol mendatangi Kelurahan Krian, dan diadakan mediasi yang masih dalam proses lanjutan, hingga berbuntut dengan pemasangan spanduk/banner ini. Selasa (22/01/19) siang.

Foto: Mbah Singo pihak ahli waris tanah gogol menunjuk banner yang terpasang di posko proyek IPAL

Dalam keterangannya pihak ahli waris yang di wakili Mbah Singo menjelaskan.” Apapun bentuk kegiatan dilapangan gresikan ini harus dihentikan, karna kami hak ahli waris tanah Gogol yang merasa memiliki lapangan Gresikan, tidak merasa memberikan izin dalam kegiatan proyek pembangunan IPAL, itu yang memberikan izin proyek IPAL dilapangan Gresikan adalah Oknum ahli waris Gogol, dan tidak bisa mewakili kami hak ahli waris gogol, boleh melakukan kegiatan olahraga tapi juga harus ada izin dari ahli waris tanah Gogol.” Jelasnya.

Foto: Tanah lapangan Gresikan milik ahli waris tanah Gogol, yang ditanami proyek IPAL (Instalasi Pembuangan Air Limbah)

“Sedangkan dari kepemudaan warga Gresikan sendiri, tidak setuju dengan adanya pembangunan IPAL, karna tidak detailnya sosialisasi terutam pada yang berdampak secara langsung (lingkungan sekitar) dan adanya penyerobotan lahan tanpa izin.” Ucap Achmad Fansuri Afandi sebagai kepemudaan di Desa Gresikan Krian Sidoarjo. (Tim/Bersambung)