― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaKotaWardiman Jaya Rahmat Terpilih Sebagai Ketua IKAMI Sulsel Surabaya

Wardiman Jaya Rahmat Terpilih Sebagai Ketua IKAMI Sulsel Surabaya

Insert foto : Para pengurus, anggota dan alumni IKAMI Sulsel

Surabaya, wirafokus.com– Keakraban dan kebersamaan dalam menjalin tali silaturahmi itulah yang terlihat dalam acara
Pelantikan Pengurus Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/siswi dan Pelajar Indonesia (IKAMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Cabang Surabaya periode 2018/2019.

Acara yang dilaksanakan di Kantor Kadin Jatim dengan menetapkan Wardiman Jaya Rahmat sebgai Ketua terpilih IKAMI Sulsel Cabang Surabaya periode 2018/2019, Jumat, (9/11/18)

Dalam acara pelantikan turut dihadir pula para pengurus, anggota dan alumni, serta mengundang tokoh agama, masyarakat Sulawesi Selatan yang telah lama menetap di kota Surabaya, Daeng La Nyalla Mattaliti selaku Ketua Kadin Jatim, Nurdin Longgari selaku seniman, jurnalis dan tokoh Sulsel, Drs, M. Idris Thalib, Muhammad Alyas. SH,. MH., Muhammad Yusuf selaku pemuda Sulsel yang juga Partai Bulan Bintang.

Dalam sambutannya Idris mengatakan saya senang sekali masyarakat Sulawesi selatan bisa berkumpul dalam acara pelantikan IKAMI cabang Surabaya. Saya berharap bagi para pemuda-pemudi penerus ini bisa memberikan warna baru dalam memberikan contoh baik di lingkungannya, dalam perilaku dan ahklaq. Tak lupa saya ucapkan selamat bagi ketua pengurus IKAMI cabang Surabaya, kedepan supaya bisa melaksanakan tugas sesuai tupoksinya.

Sementara itu Alyas dalam sambutannya mengatakan, kita harus menghormati ibu kita, sebab kita menjadi begini ini karena beliau, jangan pernah melawan ibu kita, dan saya berpesan kepada IKAMI Surabaya ini agar rukun dan selalu berbuat positif dengan para IKAMI se Indonesia. Kegiatan ini adalah momen untuk silahturrahmi dan bisa melihat tarian budaya dari Sulsel.

Alyas menambahkan, saya pribadi selaku orang Bugis berpesan kepada penerus yang muda muda ini jangan sampai menghilangkan seni dan budaya kita, jangan sampai kita mencari musuh dan dimana bumi dipijak disitu langit pun dijunjung, perjalanan orang Bugis sudah terjadi pada masa kerajaan dahulu.

“Bahkan beberapa waktu lalu Senior kita Bapak H. La Nyala melakukan perjalanan kepada pendahulanya di malang yaitu kakek buyut kita Karaeng Galesong, artinya dimanapun kita berada jangan lupakan asal usul kita, bagi perantau Sulawesi selatan bersemboyanlah untuk menjadi pemimpin dimanapun anda berpijak dibumi ini, itu tanamkan di hati anda.” tutupnya. (*/Kij)