― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPolitik dan PemerintahanNota Kesepahaman Tiga Pemerintahan di Berbagai Aspec Untuk Peningkatan Kesejahteraan

Nota Kesepahaman Tiga Pemerintahan di Berbagai Aspec Untuk Peningkatan Kesejahteraan

Insert foto : (urut dari kanan pake baju korpri) Bupati ngawi, Mensesneg, Bupati Bojonegoro, dan Bupati Blora

Bojonegoro, wirafokus.com –  Dalam meningkatkan pelayanan bidang Pemerintahan, dan Pembangunan tiga Kepala Daerah melakukan penandatanganan  Kesepakatan Pembangunan di Kawasan Perbatasan Kabupaten Blora – Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Bojonegoro, Senin, (19/11/18)

Penandatanganan kesepakatan yang dilakukan di rumah dinas Bupati Bojonegoro di hadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Prof. Dr. Pratikno, M. Soc, Sc dan juga Ibu Siti Farida , Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awanah , Bupati Blora Djoko Nugroho, Bupati Ngawi  Budi Kanang Sulistyono, Wakil Bupati Bojonegoro H. Budi Irawanto Mpd., Wakil Bupati Blora H. Arif Rohman M, Si, Forkopimda, Setda Bojonegoro dan Juga Tokoh Ulama .

Untuk meningkatkan pelayanan bidang Pemerintahan, dan Pembangunan di wilayah, khususnya wilayah perbatasan, kabupaten Ngawi, kabupaten Blora dan kabupaten Bojonegoro yang dikenal dengan kerjasama WIRANEGORO.

foto : Bupati Bojonegoro saat menandatangani nota kesepahaman.

Bupati Bojonegoro dalam sambutanya mengucapkan terima kasih untuk kabupaten Ngawi dan juga Kabupaten Blora, yang sudah menjadi bagian untuk meningkatkan pelayanan dibidang pemerintahan dan pembangunan di wilayah ini.

Perjanjian ini meliputi Pendidikan , Kesehatan , Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang , Pariwisata , Pertanian dan masih banyak lagi isi perjanjian tersebut.

Menteri Sekretaris Negara Prof. Dr. Pratikno, M. Soc. Sc,  juga mendapatkan kesempatan untuk memberikan sambutan,  beliau mengatakan bahwa ada 4 program pemerintah untuk pesantren. Di antaranya Rusunawa, Balai Latihan Kerja (BLK) Pesantren, Peternakan ikan di daerah kering, dan bank wakaf mikro.

Pratikno juga berharap empat program tersebut dapat terealisasi, agar dapat mengangkat kesenjangan perekonomian di masyarakat. (WSB)