― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaPeristiwaKepala Desa Bakalan Kecamatan Purwosari Menggelar Jumpa PERS Terkait Berita HOAX

Kepala Desa Bakalan Kecamatan Purwosari Menggelar Jumpa PERS Terkait Berita HOAX

Insert foto : Jumpa Pers Kapolsek Bakalan, Camat Purwosari, Danramil beserta Kepala Satpol PP. 

Pasuruan,wirafokus.com – Kepala Desa bakalan menggelar jumpa pers terkait namanya yang tersebar di media sosial, diduga  melakukan pungutan liar dari para calon pekerja di perusahaan PT.Supresso Desa bakalan yang dilaksanakan di Balai desa setempat. Sabtu (03/11/18)  jam 20.45 wib.

Tujuan klarifikasi tersebut, karena adanya pemberitaan Hoax di salah satu media sosial grup purwosari hebat, pada (01/11/2018) yang dimana di anggap mencemarkan nama baik dirinya,

Dalam konfrensi pers tersebut di hadiri seluruh muspika kecamatan purwosari,Eka Wara Prehaspati SSTP. M.SI (camat purwosari) AKP Made Suardana S.SOS. M.HUM ( kapolsek purwosari) beserta anggotanya , Serda Caris anggota koramil purwosari babinsa desa pager,komandan satpol PP dan anggotanya,tokoh masyarakat,tokoh pemuda perangkat desa bakalan dan masyarakat bakalan.

Kepala Desa Bakalan Arifin memaparkan,” Bahwa pemberitaan tentang dirinya yang di lakukan oleh beberapa warga yang menganggap dirinya menerima uang pendaftaran masuk kerja jutaan rupiah semua tidak benar.” Paparnya

Bahwa informasi yang mereka pakai bukan data yang falid melainkan informasi dari penjual es
terkait berita bohong di medsos yang dilakukan oleh saudari,lilis widiarti 22th warga sekarmojo,laili 23th warga pager,dila warga pager 24th,

Kronologi kejadian berawal dari lilis mau melamar kerja di perusahaan yang ada di lokasi bakalan, menitipkan lamaran ke sukodermo selaku saudara tapi tiba tiba ada penjual es di sekolah dasar menyatakan bayar tiga juta rupiah dari keterangan penjual es yang identitasnya belum jelas dan mengaku adik kepala desa bakalan,” Tutur Lilis

“ Kepala desa bakalan merasa prihatin atas pemberitaan tersebut,bagi masyarakat yang tidak tau Tentu menganggap bahwa saya sudah menerima uang,dan saya luruskan membuka pintu keterbukaan publik bagi seluruh masyarakat,saya tekankan lagi saya tidak punya adik yang mengaku kepada saudari lilis.” Imbuh arifin kepala desa bakalan.
Untuk para penyebar hoax sudah di maafkan dan semua sudah membuat surat pernyataan bermaterai enam ribu dan di bacakan langsung di depan umum.(masroni)

Berikut Videonya :