Foto : SMK PUI Kota Cirebon ” Tempat Ijasah Siswa Ditahan Pihak Sekolahan “
Cirebon, wirafokus.com – Karena kekurangan pembayaran SPP , UAS,UN,serta Sarana yang kesemuanya hampir berjumlah tiga juta sekian SMK PUI Kota Cirebon menahan ijazah salah satu siswanya yang berinisial R hingga ia kebingungan untuk melamar pekerjaan.
Pada hari Jumat 21 Septamber 2018 yang lalu orangtua R bermodalkan SKTM ( Surat Keterangan Tidak Mampu ) karena memang R berasal dari keluarga kurang mampu , mendatangi sekolah untuk memohon kepada pihak sekolah agar ijazah anaknya segera di keluarkan. Namun setelah sampai di tempat , Kepala sekolah SMK PUI Kota Cirebon Drs.H..A.Halim Falatehan MM tak dapat di temui sebab tak ada di tempat.
Orang tua R pun kembali pada hari rabu 26 september 2018, setelah lama menunggu akhirnya A.Halim pun tiba , dan dengan tergesa gesa menemui orangtua siswa namun sebentar karena hendak keluar kota , Halim hanya bisa memberikan kebijakan bahwa orangtua R harus membayar separuh dari nilai kekurangan tanpa mau tau apakah orang tua R ini orang yang punya uang atau tidak padahal orang tua siswa sudah membuat SKTM yang jelas jelas menyatakan tidak mampu. Halim meminta orangtua R agar kembali lagi pada kamis 27 september 2018 namun setelah sampai disekolah kembali Halim tidak dapat ditemui.
Diharapkan Kepada Kementrian Pendidikan Republik Indonesia, Gubernur Jawa Barat serta Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk tau akan hal ini dan segera menindak lanjutinya , bukankah sekolah tidak.boleh menahan ijazah….( prayoga )
