Insert foto: Sandiaga uno saat di bandara Abdulrahman Saleh, Kota Malang disambut pendukung dan para emak- emak
Malang, wirafokus.com – Calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno blusukan di Kota Malang, Rabu (12/9/18).
Kedatangan mantan wakil Gubernur DKI Jakarta di Bandara Abdulrahman Saleh, Kota Malang meriah oleh pendukung Cawapres Sandiaga Uno tak terkecualu emak – emak , bahkan cawapres dari pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mempersilakan selfi bersama calon wakil presiden, menyanyikan yel – yel atas dukungan Sandiaga Uno
Ada beberapa agenda yang akan dilakukan oleh cawapres Sandiaga Uno itu blusukan ke Kota Malang.
Agenda pertama Sandiaga Uno akan menghadiri Coffe Morning dengan tema “Ngopi Politik Caleg Partai Koalisi Kota Malang bareng Bang Sandi” di Cafe kopilogi Jl. ijen 94 Kota Malang

Selain agenda itu, pengusaha sukses Indonesia itu juga akan menghadiri Halaqoh Alim Ulama di TPI Nurul Huda.
Lalu ia melanjutkan menghadiri acara sharing and growing bersama entrepreneur muda.
Terakhir, Sandiaga Uno akan menghadiri acara Festival Tumpeng Suro di Kampung Budaya Polowijen.

Kedatangan Cawapres dari pasangan Prabowo Subianto tersebut mendapat antusiasme publik maupun komunitas gabungan, dan masyarakat pribadi.
Sandiaga Uno mengatakan, ” pesan dari Prabowo Subianto, kedepan kita harus punya satu fakta komitmen bahwa kita harus percepatan pembangunan dan pemerintah yang bersih, kita kedepankan nilai-nilai keluhuran bangsa kita, yaitu nilai-nilai yang integritas kita angkat secara totalitas transparansi dan kita jauhkan budaya yang selama ini menggerogoti, kita seneng hestek dari nol adalah tingkat yang baru dan lembaran yang putih dan jangan dikotori. Dari malang untuk seluruh Indonesia.
“Pesan pesan ekonomi harus menjadi prioritas kita jadi bukan hanya pesan pesan politik mengenai isu siapa dari dimana, isu siapa memilih siapa, tapi isu ekonomi isu membuka lapangan kerja mengerahkan ekonomi. alhamdulillah jadi ikon pariwisata jangan sampai ini bisa degradasi. kita masuk pembicaraan khusus politik yang cenderung memecah belah negara,” ujarnya. (Slm)
