― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaNasionalHUT Kemerdekaan RI.ke.73,PPNH Kapongan Situbondo Gelar Dzikir Bersama Dan Orasi Kebangsaan

HUT Kemerdekaan RI.ke.73,PPNH Kapongan Situbondo Gelar Dzikir Bersama Dan Orasi Kebangsaan

Foto : Pengasuh PPNH beserta para undangan, seluruh kepala sekolah beserta dewan guru dibawah naungan yayasan PPNH dan tokoh masyarakat setempat

Situbondo, Wirafokus.com -langkah memeriahkan serta memperingati kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda (PPNH) Gelar Dzikir Bersama untuk mengenang jasa para pahlawan serta tasyakkuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 73 di halaman PPNH Peleyan Kapongan Situbondo ,Kamis malam(16/08/18)

Pada acara yang dimaksud turut hadir antara lain Pengasuh sekaligus Ketua Yayasan yakni Habib Muhammad Taufiq beserta majelis keluarga, para kepala sekolah, dewan Guru dari tingkat TK, SMP, MTs, MA, SMK, hingga Dosen Perguruan Tinggi PPNH, kemudian hadir pula tokoh masyarakat serta pemuda setempat dan di ikuti oleh seluruh santri PPNH

Sebagaimana disampaikan Badri selaku Kepala Sekolah SMP Nurul Huda, Kegiatan Dzikir bersama dan tasyakkuran di PPNH merupakan agenda rutinitas diselenggarakan setiap tahun ketika malam hari sebelum upacara pengibaran bendera pusaka merah putih esok harinya tanggal 17 Agustus,
“Giat malam ini melibatkan seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan PPNH, mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi, para pengurus, dewan guru serta seluruh santriwan santriwati”, ucap badri yang juga ketua Ikatan alumni PPNH

Foto: Nampak santriwati PPNH dengan khidmat mengikuti Dizikir bersama dan orasi kebangsaan.

Lebih lanjut acara dzikir bersama tampak semakin khidmat ketika orasi kebangsaan yang di isi oleh Kyai Achmad Nur, beliau
Mengurai esensi kemerdekaan RI dengan rekonstruksi sejarah bahwa betapa pentingnya memahami sejarah kemerdekaan bangsa indonesia sebab para pahlawan telah bersusah payah melawan penjajah memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga kita dapat menikmati hasil perjuangan para pahlawan kita,
“Sebagaimana Pepatah “Dimana ada kehidupan disana ada cinta, Dimana ada cinta disana ada tuhan” maksud dari pepatah yaitu dalam kehidupan manusia tentu terdapat cinta, baik cinta terhadap sesama, para pendahulunya termasuk para pejuang kemerdekaan, oleh sebab itu kita semestinya mengingat kepada sang pemilik cinta yakni tuhan yang maha kuasa, dengan mensyukuri akan nikmat atas kemerdekaan NKRI”, Tutur Sang Da’i Achmad Nur yang akrab dipanggil romo yai,

Selanjutnya dalam orasinya, Achmad Nur yang sekaligus Dosen STAI Nurul Huda, secara singkat berpesan kepada hadirin agar senantiasa merawat dan menjaga kemerdekaan ini, jangan sampai ternodai dengan perilaku ekslusif dan intoleransi terutama ancaman radikalisme, Lalu mengungkap cara menjaga kemerdekaan dengan mengutip pendapat bung hatta yakni menggunakan Pena (Pengetahuan) dan Pasar (Kebutuhan), dengan demikian pesantren beserta santri harus kuat, semangat belajar melalui ketajaman berpikir serta kelembutan berdzikir, terutama mampu melawan sekaligus mencegah adanya paham radikalisme, meningkatkan ilmu pengetahuan, giatkan pengabdian, perbaiki akhlaq serta teguhkan karakter kebersamaan karena bangsa indonesia merdeka berawal dari kebersamaan yang kuat dan menghargai keberagaman maka dikenal sebagai bangsa beradab, pungkasnya

“NKRI Harga Mati
“Pancasila Jaya
“Santri PP Nurul Huda
“Merdeka
Begitulah Gemuruh suara hadirin dengan diteriakkan bersama-sama

Usai orasi kebangsaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, Istighosah dan memanjatkan doa bersama yang di pimpin langsung oleh pengasuh PPNH, lalu di akhiri dengan ramah tamah bersama di kantor yayasan PPNH.

( Roz)