Foto : Dokter Sukma sahadewa, Ketua LKNU dan GPAN kota Surabaya.
Surabaya, wirafokus.com- Tepat hari Jumat ini merupakan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 Tahun. Momen bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, tak terkecuali dr Sukma Sahadewa ikut merayakan hari bersejarah ini.
Dr Sukma Sahadewa saat ditemui wartawan wirafokus.com di Klinik Paradise,Rungkut Menanggal J-9 Kecamatan Rungkut Kota Surabaya, Jumat (17/08/2018), menuturkan bahwa perjuangan serta semangat para pahlawan harus kita contoh dan direfleksikan. Saat ini kita tidak melawan penjajah dengan menggunakan bambu runcing ataupun senjata sejenisnya.
Kita para generasi milineal harus berani melawan sistem seperti teroris dan narkoba. Hal ini yang menjadi perhatian kita untuk selalu diperangi dan diberantas.

Menurut Ketua GPAN dr Sukma Sahadewa yang maju juga sebagai bacaleg DPRD kota Surabaya, bahwa saat ini Indonesia merupakan negara gawat Narkoba. Narkoba perlu diwaspadai oleh masyarakat Indonesia. Kita harus membentengi keluarga dengan pengetahuan arti pentingnya bahaya narkoba. Tak hanya itu, kita juga menghindar pergaulan yang berbau negatif.
“Saya sebagai Ketua Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) menghimbau pada masyarakat di semangat hari kemerdekaan untuk peduli dan memerangi serta memberantas segala bentuk peredaran narkoba. Hal ini dikarenakan narkoba merupakan penjajahan terbaru (proxy war) kepeda generasi muda milineal,” pesan dr Sukma Sahadewa dengan semangat menggebu seperti pejuang kemerdekaan.(FIR)
