― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaKotaBerikan Perhatian Khusus Bagi Anak Korban Gempa, Kemendikbud Beri Apresiasi kepada Risma

Berikan Perhatian Khusus Bagi Anak Korban Gempa, Kemendikbud Beri Apresiasi kepada Risma

Insert foto : Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Mendikbud Muhajir Effendi saat jamuan makan malam yang di gelar kediaman Walikota Surabaya.

Surabaya, wirafokus.com – Gempa yang terjadi di Lombok Utara sangat memberikan duka yang mendalam bagi masyarakat Indonesia. Tak hanya orang dewasa tetapi, banyak juga anak-anak yang menjadi korban.

Hal tersebut mendorong Walikota Surabaya Tri Rismaharini untuk memdirikan posko peduli korban gempa di Lombok Timur. Bantuan yang diberikan nantinya akan berupa uang tunai yang nantinya untuk membangun sekolah yang roboh akibat gempa.

Banyak warga Surabaya yang ikut berpartisipasi dengan adanya penggalangan dana ini. Sumbangan-sumbangan kali ini berasal dari warga Surabaya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sejumlah sekolah SD dan SMP diseluruh kota Surabaya.

“Sumbangan ini saya atas namakan anak-anak Surabaya untuk anak-anak Lombok. Dan saya berharap dengan adanya momentum ini anak-anak Surabaya bisa belajar apa itu artinya berbagi,” ujar Tri Rismaharini.

Sampai saat ini uang yang sudah terkumpul mencapai 700 juta. Risma berharap dengan bantuan ini siswa dan siswi bisa sekolah pasca gempa.

Dengan hal ini Kementerian Pendidikan dan kebudayaan sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Walikota Surabaya.

“Bantuan yang diberikan bu wali ini sangat baik dan sangat membantu. Coba semua kabupaten dan kota ikut membantu nanti akan ada sekitar 50 sekolah yang bisa kita perbaiki,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi saat di temui awak media pada waktu jamuan makan malam dirumah dinas walikota, Rabu, (08/08/2018). (adi)