Surabaya,wirafokus.com – Perseteruan antara PSSI dengan La Nyalla Mahmud Mattalitti mantan Ketua Umum PSSI terkait penyelesaian masalah utang PSSI sebesar Rp. 13,9 miliar dan Liga Indonesia sebesar 700 ribu USD yang dinyatakan dalam surat pengakuan hutang. Utang tersebut terjadi pada periode 2013 sampai 2016, yang digunakan ketika PSSI mengalami kesulitan keuangan dan untuk memutar kompetisi.
Aristo Pangaribuan yang tergabung dalam law firm Asshiddiqie Pangaribuan & Partners selaku kuasa hukum La Nyalla Mahmud Mattalitti yang juga Ketua KADIN Jawa Timur mempertanyakan komitmen Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) selaku pembina dan pengawas induk cabang olahraga di Indonesia serta federasi sepakbola Indonesia PSSI, untuk memberikan roadmap penyelesaian hutang PSSI dan Liga Indonesia kepada kliennya.
Aristo mengungkapkan bahwa, pihaknya secara resmi telah bersurat kepada Menpora pada tanggal 7 Agustus 2017 silam. Perihal permohonan bantuan Kemenpora untuk memfasilitasi penyelesaian hutang PSSI dan Liga kepada La Nyalla. Setelah sebelumnya, La Nyalla selaku pribadi telah bersurat ke PSSI guna menanyakan skema penyelesaian piutangnya di PSSI dan Liga.
“Namun semua surat-surat itu sampai hari ini belum mendapat jawaban. Baik dari PSSI maupun dari Menpora. Sementara kita tahu, federasi berjalan normal, bahkan kompetisi di Liga juga berjalan. Tetapi surat-surat kami tidak dijawab. Ini kan kurang memberi tauladan yang baik sebagai sebuah organisasi,” kata Aristo, Kamis (1/2/2018).
Aristo juga menambahkan sebagian klub-klub yang berkompetisi di liga 1 dan liga 2 itu, dulu saat berada di bawah operator Liga Indonesia, tahu persis bahwa saat itu ada dana talangan dari Pak La Nyalla untuk membayar klub-klub itu. Semua tercatat. Begitu pula di PSSI. Juga tercatat. Bahkan sudah dalam dokumen hasil audit yang dilakukan auditor independen.
![]()
Seperti diketahui, saat ini Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi disibukan dengan mengikuti Pilkada Sumut yang berpasangan dengan calon wagub Musa Rajekshah yamg akan dilaksanakan serentak pada 27 Juni 2018.
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi saat ini juga menjadi sorotan semua pihak untuk mempertanyakan komitmennya dalam menyelesaikan hutang PSSI kepada beberapa pihak, salah satunya La Nyalla Mattalitti.
“Beberapa bulan yang lalu pihaknya sudah berkomunikasi dengan La Nyalla dan menyampaikan bahwa utang itu segera dibayar,” kata Gatot Widakdo Kepala Hubungan Media dan Promosi Digital PSSI, kamis (7/09/2017).
Gatot juga menambahkan kami sudah sampaikan kepada beliau. Kami akan bayar tapi secara bertahap. Pembayarannya saat ini masih on proses. (red/kj)
