― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaKotaKanit Reskrim Sukomanunggal Salah Kirim WhatsApp (WA)

Kanit Reskrim Sukomanunggal Salah Kirim WhatsApp (WA)

Surabaya,wirafokus.com – Polsek Sukomanunggal Jl Sukomanunggal Surabaya Jawa Timur kedatangan para awak media dan juga perwakilan dari beberapa lembaga media untuk mengklarifikasi dan konfirmasi terkait pemberitaan media Berita Rakyat yang berjudul ” Wartawan wedus”.

Kedatangan mereka diterima langsung oleh Kapolsek Sukomanunggal Kompol Suroso dan juga Kanit Reskrim AKP Misdianto beserta jajaran polsek Sukomanunggal.

Saat menemui perwakilan dari beberapa lembaga media Kapolsek Sukomanunggal Kompol Suroso mengatakan bahwa perkataan yang dilontarkan anak buahnya AKP Misdianto yang juga menjabat sebagai Kant Reskrim melalui WhatsApp (WA) kepada Ade salah seorang wartawan dari media Berita Rakyat dengan perkataan “Wartawan Wedus” terkait pemberitaan “DITUDING IJINKAN BUKA ARENA JUDI SABUNG AYAM, AKP MISDIANTO MERADANG” merupakan salah tombol sehingga WA tersebut terkirim ke Ade (Wartawan Berita Rakyat) yang seharusnya perkataan “Wartawan Wedus” itu ditujukan kepada salah satu sahabatnya atas nama Yudi karena minta dikirim kambing buat aqiqah anaknya.

Menurut Zam zami selaku pimpinan media Berita rakyat dan juga sebagai mediator mengatakan, permintaan maaf yang dilakukan oleh pihak Polsek Sukomanunggal ke PWI salah sasaran, tidak semestinya harus ke PWI, karena insan pers bukan hanya milik PWI.

“Karena berita ini sudah tersebar di media on line bahkan diberitakan diberbagai media di luar PWI, seharusnya pihak polsek melakukan konferensi pers secara terbuka,” kata Zam zami saat menemui Kapolsek Sukomanunggal untuk klarifikasi,kamis (25/01/17).

“Jawaban Kanit Reskrim tentang Wa tersebut salah kirim dan sudah di hapus tidak masuk akal, kalau AKP Misdianto bisa menujukan bukti bahwa Wa tersebut benar – benar salah kirim, kami bisa terima permintaan maaf,”kata Chusaini dari wartawan Mitra Publik

Bahkan pernyataan sikap wa Terhapus ditentang oleh Ags, salah satu lembaga SWI kabid aksi, pernyataan sikap Akp Widiyanto tidak bisa dipertangung jawabkan, tidak selayaknya seorang Kanit Reskrim yang seharusnya mengerti dan profesional malah dengan entengnya menjawab bukti wa kehapus.

Menurut Bayu lembaga FPII, Dedik Ketum SWI, Chusaini secara pribadi semua memaafkan akan tetapi karena ini menyangkut profesi akan mengawal kasus tersebut .(mas/ris)