― Advertisement ―

Jalin Tali Silaturahmi Madas Sedarah PAC Dukuh Pakis Gelar Acara Rutinan

Surabaya,Wirafokus.com - Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama serta penguatan internal Organisasi Masyarakat ( Ormas ) Madas PAC Dukuh Pakis Surabaya kembali melaksanakan kegiatan...
BerandaHukum & KriminalBobol Rp 221 Juta, Karyawan Tenant TP 6, Boking 15 Perempuan Demi...

Bobol Rp 221 Juta, Karyawan Tenant TP 6, Boking 15 Perempuan Demi Pemuas Syahwat

Surabaya,wirafokus.com – Kasus pencurian dan penggelapan dalam perusahaan yang di lakukan Warga Jl Kupang Panjaan VII Surabaya ini boleh dibilang sebagai penjahat kaliber dengan aksi dan hasil jarahannya yang cukup fantastis besarannya. Selain untuk membeli ponsel iPhone terbaru dan foya-foya, pelaku pembobolan uang senilai total Rp 221 juta ini juga menggunakan uang hasil jarahannya dari tempatnya bekerja itu, untuk 15 perempuan pemuas syahwat yang disewanya selama dua bulan berjalan.

“Setiap meniduri 15 perempuan yang saya sewa itu, saya habis sekitar Rp 3 juta per malam. Sisa uangnya, saya gunakan untuk foya-foya di klub malam dan beli ponsel,” kata Erom Febri Subiyakto (21) karyawan tenant Minisio di Tunjungan Plasa 6 lantai 3 Surabaya saat ditanya penyidik Polsek Tegalsari Surabaya.

Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo membenarkan pengakuan pelaku yang ternyata sudah dua kali beraksi di tempatnya bekerja. Sebelum tertangkap setelah menggondol Rp 71 juta dari brankas tenant Minisio, Erom pernah melakukan penggelapan uang penjualan barang sebesar Rp 150 juta pada, Selasa (5/12/2017) lalu.

“Sebenarnya kasus penggelapan itu sudah dilaporkan pemilik toko dan sedang kami selidiki. Tapi ternyata, Minggu (31/12/2018) dini hari lalu, pelaku malah melakukan pembobolan brankas berisi uang Rp 71 juta,” kata Kompol David disela rilis aksi Erom di Mapolsek Tegalsari Surabaya, Selasa (30/1/2018).

Saat diperiksa, kata David, pelaku mengaku, merencanakan aksi pembobolan tersebut sehari sebelum melancarkan aksinya. Apabila ditotal, uang jarahan yang digondol Erom nilainya mencapai Rp 221 juta. “Pertama Rp 150 juta. Sedangkan, kedua besarnya Rp 71 juta. Semua dihabiskan pelaku hanya dua bulan saja,” tambah David.

David menambahkan tentang kronologis penangkapan pelaku, setelah mendapat laporan, pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan dan pengintaian. Dari hasil pemantauan, Erom berhasil diringkus usai check out dari sebuah hotel di kawasan Jl Kedungsari Surabaya.

“Ya. Pada hari Selasa (30/1/2018) pagi tadi, pelaku berhasil kami tangkap. Saat ditangkap, kami mengamankan uang Rp 300 ribu dan ponsel iPhone seri terbaru yang dibelinya dari hasil membobol brankas,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, pembobolan brankas yang dilakukan Erom ditempatnya bekerja, tenant Miniso, terekam CCTV Tunjungan Plasa, Minggu (31/12/2017) dini hari lalu. Aksi Erom pun kemudian menjadi viral di sosial media (sosmed). Di viral tersebut, setelah membobol, Erom memesan taksi online dan kemudian membawa kabur brankas. “Di viral itu tampak pelaku menutupi brankas yang dibobolnya dengan menggunakan kardus. Maksundya mungkin agar tidak dicurigai siapapun,” kata Kapolsek Tegalsari.(red/kj)