SURABAYA, wirafokus.com-Kwintalan biji kacang kadaluarsa dari TPA sampah benowo dibuat bancak an pemulung yang diduga kuat akan dijual lagi.
Dari pantauan awak media wirafokus di lapangan menemukan bahwa beberapa pemulung keluar area TPA benowo dengan menaiki sepeda motor atau pick up membawa karung goni 50kg.
“Tadi pagi sekitar jam 5 an ada dua dump truck berpelat kuning membuang limbah ini mas. Tapi gak tahu dari pemborong yang mana, soalnya kondisi masih sepi dan belum banyak pemulung,” ujar seseorang berinisial H, Kamis (29/12/17).

Saat tim meminta konfirmasi ke pak (A) salah satu staf PT S,O atau (sumber organik) via phone mengatakan bahwa dirinya belum tahu soal itu, soal nya dirinya masih cuti natal.
Sungguh sangat disayangkan seharusnya pihak PT S.O (sumber organik) mengetahui soal itu. Soal nya itu sudah jadi limbah dan tidak layak dikonsumsi yang bisa menimbulkan penyakit.

Dan juga pihak security di TPA seharusnya melarang para pemulung agar tidak membawa keluar limbah kacang itu yang seharusnya dimusnahkan, bukan malah dibuat bancakan para pemulung dan di manfaatkan para tengkulak kacang untuk dilempar ke pasaran. (mas/kj)
