Surabaya : Rumor tidak sedap kembali menjangkit kalangan pejabat PEMKOT Surabaya.
Beberapa proyek dengan pekerjaan yang sudah selesai dan serah terima hasil fihnising pekerjaan dalam kurun waktu melebihi dua bulan sungguh tragis dan sangat mengkhawatirkan bagi kontraktor rekanan Pemkot .
Prilaku sangat gusar mempengaruhi langkah melakukan persiapan membawa berkas ke meja dinas terkait, pasalnya berkas untuk menagih pembayaran hasil pekerjaannya ke bagian terkait pembayaran proyek menunggu sampai 1 bulan hinggah 2 bulan dengan berbagai alasan masih menunggu proses persetujuan tanda tangan yang tidak jelas.
Dari Pantauan Awak Media sorotopsi.com,Sampai detik ini kalangan consultan pengawas atau perencanaan dan contraktor sabar menunggu kabar terlaksananya pembayaran hasil Pekerjaannya.
Hampir setiap hari mereka selalu menunggu di depan ULP surabaya. Dugaan mengolor pembayaran,terhadap rekanan menyorot ke dinas Kasie perencanaan Dan pengawasan bidang pemukiman Pemkot surabaya.
Lamanya menunggu pembayaran hasil pekerjaan hingga tunggu berminggu minggu dengan berbagai alasan menunggu proses sampai selesai, ungkap ADK Dan ED sebagai Consultan
kamis (27/7) siang hari dengan nada geram tunggu hasil kebijakan yang sampai detik ini belum terbayar penagiannya ucapnya.kepada awak media sorotopsi.
Padahal semua data berkas sudah saya lengkapi,hingga kini belum mendapatkan titik terang pembayaran Dari orang Dinas.
Protes beberapa Rekanan PEMKOT yang Jengkel dengan kebijakan tersebut mengatakan itu akal akalan orang Dinas pemkot sebut saja inisial AWG dan DNA kasih perencanaan dan pengawasan bagian pemukiman kota surabaya (22/2017),terkesan mempermainkan Rekanan Pemkot .
Karna semua urusan pekerjaan penunjukan langsung yang menerbitkan perencanaan pengawasan Dan fisik semuanya bagian kasih pemukiman terangnya.
Terbengkelainya sistem Pembayaran yang sarat Rekayasa ini , Bikin geram beberapa LSM di Surabaya.
Salah satunya LSM Lasbandra Keprihatinan adanya persoalan rekanan yang belum terbayar proyeknya untuk itu kami siap ikut andil akan menyuarakan kebobrokan beberapa dinas terkait ucap Bagus .
kita kumpulkan data Dan bukti terlebih dahulu,kalau memang ada permainan tarik olor oleh orang dinas kepada rekanan ini sangat di sayangkan .
Bila sampai kejadian ini sampai di bawah ke rana hukum,sambutnya kita klarifikasi dulu kebeberapa rekanan yang belum terbayar dari masing-masing rekanan untuk melengkapi berkas untuk pelaporan ke pihak yang berwenang lanjutnya.
( Amr/Ags )
