Tiga Kali Sidang kasus Tanah Gogol Krian, Tergugat I (satu) H Mustofa Mangkir Dari Sidang, Lurah Krian Bungkam

Ket foto : Sidang ke 3 sidang kasus tanah Gogol didesa Gresikan Krian di PN Sidoarjo

Sidoarjo, wirafokus.com – Berkali kali sidang yang akan digelar terkait masalah tanah Gogol didesa Gresikan Krian selalu gagal dan ditunda satu Minggu lagi. Gara gara satu orang, yaitu Tergugat I (satu) atas nama H Mustofa tidak hadir dalam persidangan yang akan digelar.

Panggilan sidang ketiga Kamis (1/8) masalah Tanah Gogol Gresikan Krian, dihadiri oleh Tergugat II (dua) Lurah Krian Suparlan S.H didampingi Biro Hukum Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo dan Sri Andayani, SH.,M.si selaku Sekretaris Kelurahan.

Untuk pihak Penggugat diwakili oleh ketua Paguyuban Ahli Waris Tanah Gogol Dusun Gresikan Kelurahan Krian Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo Heri Wahyudi didampingi Kuasa Hukum Muh. Hikal.

Saat sidang digelar, ternyata ada salah satu Tergugat I (satu) dalam hal itu adalah H Mustofa yang tidak pernah hadir setiap di persidangan, sehingga sidang ketiga ini mengalami penundaan kembali. Tiba tiba Tergugat II (dua) Lurah Gresikan Krian Suparlan S.H menunjukkan surat ketidak hadiran dari Tergugat I (satu) H Mustofa dengan surat yang dilayangkan kemeja persidangan.

Surat dari Tergugat I (satu) H Mustofa di terima Majelis Hakim Vincencius Banar dan sempat pula dibaca oleh beliau sebagai Majelis Hakim.

Vincencius Banar menanyakan kepada Tergugat II (dua) Suparlan S.H,” Surat ini diperuntukkan kepada siapa, dan dikirim melalui siapa,” tanya majelis hakim kepada Suparlan.

Dan Suparlan menjawab pertanyaan Majelis Hakim,” dari H Mustofa, yang ijin tidak bisa hadir dalam sidang hari ini, dan intinya di situ, bahwa H Mustofa menolak gugatan tersebut,” jawab Suparlan.

Setelah diterimanya surat dari H Mustofa selaku tergugat I (satu) kepada Majelis Hakim, maka Majelis Hakim memutuskan untuk diadakan mediasi agar antara Penggugat dan Tergugat bermusyawarah untuk menyelesaikan perkara ini dengan jalan damai. Dan untuk sementara, kedua belah pihak di sarankan juga untuk mengadakan mediasi di ruangan mediator Pengadilan Negeri Sidoarjo.

Setelah terjadi mediasi diruang mediator Pengadilan Negeri Sidoarjo, kedua belah pihak dipanggil kembali untuk masuk diruang Cakra melanjutkan sidangnya.

Saat wartawan wirafokus.com menemui Penasehat Hukum dari Penggugat dan mewawancarai ditempat lain, beliau mengatakan,” bahwa sidang setelah mediasi tadi, adalah mempersiapkan sidang jawaban tergugat Minggu depan,” kata Hikal S.H M.hum saat selesai sidang.

Ditempat lain pula wartawan wirafokus.com menemui Lurah Suparlan sambil menanyakan,” dimana H Mustofa berada, kok tidak pernah hadir dalam sidang ini,” tanya wartawan wirafokus.com

Dengan senyuman tegang kepada awak media wirafokus.com, Lurah Suparlan S.H tertunduk diam tanpa menjelaskan dan menjawab pertanyaan itu.
Yang artinya ada sesuatu terkesan ditutup tutupi oleh pihak perangkat kelurahan tersebut dalam kasus Tanah Gogol Gresikan Krian Kabupaten Sidoarjo.

Foto : Lawyer bersama Paguyuban Akhli waris tanah gogol Gresikan, Krian, Heri Wahyudi (pakai topi puth)

Perwakilan Ahli Waris tanah Gogol yang sekaligus sebagai Ketua Paguyuban Tanah Gogol Kelurahan Krian Heri Wahyudi bersama puluhan warganya, saat ditemui setelah sidang selesai tadi siang, menjelaskan,” ya kita tinggal menunggu jawaban dari Tergugat I (satu) H Mustofa saat sidang Minggu yang akan datang,” pungkasnya. (Dwi/Kij)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *