Lahan Garam di Manyar Gresik Siap Mendukung Swasembada Garam

Gresik, wirafokus.com – Tasyakuran pertanda akan dimulainya pekerjaan pengolahan lahan non produktif di Manyar, Gresik tepatnya di 3 desa Manyar Sidomukti, Manyar Sidorukun dan Manyar Rejo, Manyar, Gresik, Jumat,(5/7/19)

Acara yang dihadiri jajaran Direksi, pejabat eselon 1, Kapolsek Manyar, Danramil Manyar, Ketua MUI Manyar, Forpimca Manyar serta kepala desa dan tokoh-tokoh masyarakat setempat.

“Lahan seluas 282 Ha akan direvitalisasi yang dalam pelaksanaanya nanti telah dibentuk Tim Satgas (Satuan Tugas) dibawah Divisi Pengembangan Bisnis PT Garam (Persero) dengan desain yang nantinya akan mengadopsi berbagai teknologi seperti pembuatan garam di ladang di atas meja tanah dan geomembran, juga teknologi pengolahan air tua (air dengan Be diatas 16° Be) dengan MVR dari Korea, pembuatan garam dengan metode Bestekin serta pembuatan garam dengan metode prisma dan tunnel,” kata Kabag Humas PT Garam (Persero), Fathorrahman

“Diharapkan tahun 2019 ini lahan tersebut sudah dapat menghasilkan garam dengan  kualitas terbaik dan kuantitas yang optimal guna mendukung kekuatan stock lokal menuju swasembada garam”, ujarnya.

Sementara itu Ketua MUI Manyar, Kyai Ainur Rofiq yang juga hadir pada acara tersebut menyampaikan dukungan dan doa dengan digarapnya kembali lahan di Manyar menjadi lahan pegaraman.

“Semoga dengan ridlo Allah, ikhtiar tersebut dapat memberikan kontribusi manfaat ekonomis bagi masyarakat serta menambah kekuatan pasokan lokal untuk kebutuhan garam nasional”, tuturnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *